Di trotoar yang sepi, lewatlah beberapa orang yang sedang berjalan sesuai aktivitasnya. Dan tampaklah seorang namja yang sedang buru-buru sambil menggunakan i-phone-nya. tiba-tiba dia menabrak seorang namja yang juga sedang buru-buru sambil membawa bungkusan kado.
Rul : hei, jalan lihat kanan-kiri ! jangan asal nabrak aja, aigooo !
Hae : mianhae, aku tak sengaja. Aku juga sedang buru- buru. seharusnya kau juga lihat kanan-kiri ! bukan aku saja.
Rul : mwo yo ? kenapa aku yang disalahkan ? haah, kau itu selalu menyebalkan. Dari dulu sampai sekarang selalu begini. Kenapa eonni ku sanggup membantumu mengajarkan matematika ? haahh, gila ~
Hae : kau itu sangat menjengkelkan. Sangat berbeda jauh dengan yuni noona !
Rul : apa kata mu, awas kau ya DONGHAE . aku sangat menbencimu !
Akhirnya mereka pun beranjak pergi. Rul-Nia akan segera menemui yuni-ssi untuk memberikan hadiahnya. Dan hae pun akan pergi bersama yesung.
Sesampainya dirumah .
Rul : eonni-ah, mianhae aku terlambat.
Yuni : ne, goenchanayo saeng.
Rul : eonni-ah, SAENGIL CHUKKAE !
Yuni : ne, gomawo. Kau baik sekali ^_^
Rul : ne, cheonmwa eonni-ah.
Yuni : ayo kita ke café, sudah lama aku tidak pergi bareng kau kan .
Rul : haha , ne eonni, mianhae. Aku terlalu sibuk dengan kelasku. Pelajaran semakin menyulitkan.
Yuni : ne , gk apapa. Sudahlah. Ayo kita pergi .
Rul : ne !
Mereka pun pergi bersama-sama sambil cerita-cerita. Walaupun mereka sering bersama-sama, tapi untuk jalan seperti ini jarang sekali. Karena terlalu capek untuk bersenang-senang setelah melakukan aktivitas masing-masing. Sesampainya mereka di sebuah café yang terletak di sam-dong street, mereka pun duduk dan sambil memesan minuman.
Yuni : eonni, aku pesan mocacchino satu dan coklat panas satu .
Pelayan : baiklah.
Beberapa saat kemudian ada dua orang namja memasuki café tersebut dan mereka pun melambaikan tangannya ke arah yuni .
Rul : nugu eonni-ahh ?
Yuni : yesung dan donghae .
Rul : (tersedak seketika) mwo yo ? yeppa ? dan donghae ?
Yuni : ne ^_^ wae yo ?
Rul : aa.aanniyo eonni.
Rul-Nia tidak menyangka bahwa yeppa , namja yang disukainya itu datang kemari. Tapi tidak dengan donghae. Dia sangat sensi dengannya. Yesung dan donghae pun duduk disamping mereka. Yesung duduk disamping yuni-ssi dan donghae disamping Rul-ssi.
Yuni : kalian mau pesan apa ? (sambil tersenyum).
Donghae : aku pesan coklat panas saja (gugup melihat yuni-ssi yang begitu menawan).
Yesung : aku moccachino saja .
Pelayan : ne, baiklah. Tunggu sebentar.
Tak lama kemudian pun pesanan mereka datang. Dan mereka asik bercerita. Akan tetapi terkadang ada konflik antar hae dan rul-ssi . dan akhirnya pun tak tersadar sudah pukul 5 sore. Mereka pun pulang, sebelum pulang di depan pintu masuk café, rul sedang berdiri mengambil sapu tangannya dari tas. Tak taunya donghae yang sangat menyebalkan itu tak sengaja menabraknya. “PLLLLAAAAKKKK”.
Rul : DONGHAE , kau lagi kau lagi . jangan cari masalah ya !
Hae : siapa suruh kau disitu.
Yesung : sudah lah, kalian ini. Bertengkar teus. (yeppa membantu Rul-Nia berdiri dan sambil tersenyum).
Yuni : kau pun satu donghae, kau sudah besar tapi kelakuanmu seperti anak-anak. (sambil menyodorkan tangan membantu hae berdiri).
Hae : anniyo noona. Dia yang mulai duluan.
Rul : sudahlah ! ayo eonni kita pergi, gomawo yeppa , jegiral donghae ! (sambil menarik tangan yuni-ssi)
Ketika mereka keluar , dan mereka pun langsung mendapatkan taksi untuk pulang. Tersadar oleh yesung bahwa sapu tangan Rul-Nia tertinggal dan dia memberikannya kepada donghae.
Yesung : aku duluan ya, aku harus bersiap untuk nanti malam, ada acara kelasku malam ini di Seoul.
Hae : hyaa hyung, jauh sekali pun. Baiklah, hati-hati kau ya .
Kemudian mereka pun berpisah di jalan. Hae pun segera pulang ke apartemennya yang tak jauh dari café tersebut.
Rul : ya ampun eonni . sapu tangan ku terjatuh !
Yuni : eodiseo ?
Rul : pasti di café tadi !
Yuni : aahhhmmm ___
Handphonenya yuni-ssi bordering dan dia mengangkatnya.
Yuni : yeoboseyo ?
Yesung : yuni-ssi , sapu tangan Rul-Nia terjatuh, dan sekarang ada pada Donghae. Hubungi dia saja nanti. Oh, ya nanti malam aku akan menjemputmu.
Yuni : oh , begitu. Gomawo. Ne, ne . aku menunggumu.
Kliiiikkkk.
Yuni : kau hubungi donghae, sapu tanganmu ada padanya !
Rul : eonni saja yang hubungi dia, dia itu menyebalkan. Suka menjahiliku .
Yuni : kau saja, karena sapu tangan itu milikmu kan ? (sambil memberikan handphonenya).
Hae : yeoboseyo ? tumben noona menelpon ku ? ada apa ? rindu padaku ? haha .
Rul : ini aku babo ! Kim Rul-Nia !
Hae : mwo ? ada apa kau menelponku, merusuh saja !
Rul : mana sapu tanganku ? ayo kembalikan !
Hae : sudah ku buang, aku kira kau tidak membutuhkannya lagi .
Rul : haa, kau ini menyebalkan sekali !
Yuni : yeoboseyo ?
Hae : ne , noona ? mworego isseoyo ?
Yuni : kembalikan sapu tangan rul ya donghae .
Hae : ne, suruh dia menemuiku nanti malam pukul 7 di taman sam-dong street !
Yuni : baiklah. Gomawo.
Kkkkllliiiikkkkk .
Yuni : dia menyuruhmu datang nanti malam di taman sam-dong street jam 7.
Rul : mwo yo? Baiklah, kau akan menemanikukan eonni ?
Yuni : mianhae saeng, aku tidak bisa aku harus pergi nanti malam ke Seoul. Ada acara kelas ku .
Rul : kau tampak bahagia, apa ada seseorang yang membuatmu senang ?
Yuni : ne , tentu saja. Tadi dia menemanikukan. (sambil senyum senyum sendiri).
Rul : bukan yesung oppa kan ?
Yuni : kenapa kau berpikir seperti itu ?
Rul : anniyo , aku juga tidak tau . baiklah aku akan segera sia-siap menemui namja babo itu.
Yuni : ne .
Jam menunjukkan pukul 7.15, dan donghae pun belum muncul juga. Rul sudah menunggunya dari tadi sendiri. Dan akhirnya dia datang juga .
Hae : hei yeoja babo ! nih sapu tanganmu.
Rul : kau ini , menyebalkan kali si.
Hae : menyusahkan orang saja kau ini.
Tiba-tiba hujan lebat, dan mereka pun kebasahan dan juga segera mencari tempat teduh. Rul merasa kedinginan. Dan donghae pun memberikan jaketnya kepada rul.
Hae : nih, pakai !
Rul : mwo yo ?
Hae : sudah , pakai saja. Nanti kau sakit.
Rul : ne, gomawo .
Ketika hujan berhenti , donghae menemani rul-nia berjalan pulang. Dan sesampai dirumah rul-nia, dia pamit pulang.
Hae : aku pulang dulu ya, annyeong.
Rul : kau tidak mau masuk dulu ?
Hae : tidak, aku langsung saja.
Rul : baiklah.
Setelah donghae pulang, rul-nia langsung mengganti pakaian. Dan sekitar pukul 11 malam. yuni-ssi dan yeppa pulang. Dia pun segera membukakan pintu. Ketika rul-ssi ingin membukakan pintu, dia mengintip dari jendela. Yeppa sedang memeluk yuni-ssi dan mencium keningya. Rul-ssi langsung menangis, karena namja yang selama ini dia sukai menyukai yuni-ssi, eonninya sendiri. Dan yuni-ssi segera masuk dan ke kamar.
Yuni : rul-nia-aahh .
Rul : mwo yo ?
Yuni : kau tau ?
Rul : tau apa ?
Yuni : yesung tadi menyatakan cintanya di depan teman kelas ku .
Rul : jinjja ? jadi sekarang kau sudah jadian dengannya ?
Yuni : ne, tentu saja. Tadi dia menciumku.
Rul : ne, aku tau. (tampak begitu lemas dan patah hati. Tau-taunya dia tertidur karena kecapekan, ngantuk dan patah hati).
Keesokan harinya di kampus, rul-nia berjalan menuju ruangan khusus matematika yang diajarkan yuni-ssi. Karena dia ingin bertanya tentang tugasnya kepada eonninya itu. Tiba di depan pintu, ketika dia hendak masuk. Langkahnya terhenti, mendengar suara sepasang kekasih yang sedang bermesraan yang tak lain adalah yuni-ssi dan yeppa. Dia melihat dari jendela, bahwa yeppa memeluk yuni-ssi sambil mencium pipi nya. Dia pun terkejut dan sambil membalikkan badannya. Dan dia melihat donghae.
Rul : se.se.sedang apa kau disini ?
Hae : aku harus masuk menemui noona, aku kan tak pernah absen menemuinya.
Rul : jangan masuk, dia sedang sibuk. (panik, karena dia gk mungkin membiarkan donghae melihatnya).
Hae : kau ini kenapa, biar aku masuk ! ( menerobos rul-ssi dan membuka pintu).
Tiba-tiba sesuatu yang tidak ingin dilihatnya itu, terlihat olehnya. Dia melihat yuni-ssi dan yesung hyung sedang bermesraan didalam.
Hae : mianhae, aku tidak sengaja. Aku pergi dulu.
Dia pun langsung pergi sambil berlari. Kekecewaannya begitu dalam setelah melihat kejadian itu. Rul-nia pun merasa kasian dan dia segera mengejar donghae.
Rul : donghae ! tunggu aku. (teriak rul-nia kepada donghae).
Hae : kenapa kau tidak memberitahuku ? wae ? kau mau membalas dendam ? (sambil menangis dan keadaan cuaca yang sedang hujan).
Rul : aku..aa.kuu. b….
Hae : cukup ! aku tau kau selalu berkata kalau aku ini menyebalkan, dan kau selalu tidak senang padaku !
Rul : hei Lee Donghae ! kau kira aku tidak sakit hati apa ? aku menyukai yesung oppa ? tapi apa, dia malah menyukai eonniku. Aku sakit hati kali. Tapi itu sudah terjadi, makanya aku berusaha melupakannya !
Hae : ------
Tiba-tiba donghae pun tak sadarkan diri. Rul-nia segera membopongnya dan membawanya ke apartemennya. Di gantikannya pakaian donghae secara terpaksa, dan di kompressnya kepala donghae. Karena badannya begitu panas. Setelah itu, dia membiarkan donghae tertidur untuk beristirahat. Sementara itu, dia memberesi apartemennya dan dia menghubungi yuni-ssi .
Yuni : yeoboseyo ?
Rul : eonni-aahh, bilang sama omma, hari ini aku tidak pulang. Aku tidur di rumah shican.
Yuni : ne, akan aku sampaikan. Kau hati-hati ya disana.
Rul : ne, gomawo eonni.
Setelah itu dia menghubungi shican .
Shi : yeoboseyo ?
Rul : ne, shican. Ini aku rul-nia.
Shi : mwo yo rul ?
Rul : kalau omma ku Tanya, bilang aku tidur dirumahmu ya.
Shi : ne, baiklah. Emang kau dimana sekarang ?
Rul : aku di apartemennya donghae.
Shi : mwo ? donghae ? ngapain kau disana ? jangan berikan ___
Rul : ne, aku tau . jangan berpikir macam-macam dulu. Aku disini sedang menjaganya. Dia jatuh sakit. Badannya sangat panas.
Shi : ne, baiklah. Hati-hati saja, heran aku. Anjing kok bisa baik ya ketemu kucing ?
Rul : apa kau bilang ? Kim Shi Ra ?
Shi : anniyo , mianhae. Yasudala.
Rul : gomawo .
Shi : ne.
Setelah kelar menghubungi semua orang yang berkepentingan, rul-nia pun duduk disamping donghae yang sedang tidur dan menggenggam tangannya, dan dia pun ikut tertidur juga. Keesokan harinya , donghae berteriak .
Hae : Rul-nia, sedang apa kau disini ?
Rul : mworego isseoyo ? wae kau berteriak ?
Hae : sedang apa kau disini hah !
Rul : aku sedang menjagamu babo ! kau itu sudah sekarat. Mungkin kalau aku tak membatumu kau akan mati kehujanan disana !
Hae : jinjja ? gomawo . aku lapar, bisa kau berikan aku makanan?
Rul : ne, sebentar. (pergi mengambil makanan serealnya dan obat). Nah, dimakan. Jangan lupa minum obatnya ! (dirasanya tubuh donghae dan panasnya sudah menurun). Aku rasa kau sudah lebih baik. Kalau begitu aku akan pulang.
Hae : ne, gomawo.
Rul : ye cheonmwa ^_^ aku harap kau datang kekampus nanti.
Siang harinya, rul-nia pergi mencari eonninya, dan dijumpai yuni-ssi sedang makan berdua dengan romantisnya. Dia pun sudah tidak merasa sakit hati lagi .
Yesung : hei rul-nia . sedang apa kau ?
Rul : anniyo oppa, aku hanya ingin memberikan buku eoni-aahh.
Yuni : ne, gomawo saeng.
Rul : ne eonni cheonmwa.
Yuni-ssi dan yeppa tampak sangat bahagia. Mereka pasangan yang serasi.
Kemudian ketika dia berjalan di halaman sekolah, ternyata dia melihat donghae. Dan dia segera masuk kedalam kelasnya. Dikelas, dia asik bercerita bersama shican. Tiba-tiba namjachingunya shican datang .
Bum : hei shican ! saranghaeyo !
Shi : ne ^_^
Hae : hei Rul-niaa …
Rul : ne…do..nghaae ?
Hae : ne, kenapa kau menghindariku dari tadi ? wae ?
Rul : mianhae , akuu..aa..kkuuuu … (semua orang yang ada dikelas melihatnya).
Hae : aku hanya ingin mengucapkan gomawo sudah menjagaku selama ini !
Rul : ne, cc.cc.cheeonmwa ! (malu-malu) itu la guna nya chingu bukan ?
Hae : mwo yo ? selama ini kau hanya menganggapku chingu ?
Rul : aa..aa..kkku..tti… (gugup)
Hae : sssttt , sudahlah. Mulai sekarang kau itu adalah yeojachinguku !
Rul : mwo yo ? kau se…
Hae : tentu saja . I hate you but now I love you !
Rul : ^_^
Semua orang yang ada sekitar mereka tertawa dan bersorak . yuni-ssi dan yesung oppa pun melihatnya. Dan mereka merasa sangat senang.